Selasa, 13 November 2012

SUKU KATA, KATA, KALIMAT

Seperti kita ketahui pada saat kita semua masih berada di bangku Sekolah Dasar (SD), kita diajarkan oleh bapak / ibu guru kita mengenai Bagaimana cara ber-bahasa Indonesia dengan benar. Struktur serta tatanan Bahasa Indonesia adalah salah satu yang kita pelajari. Seperti halnya grammar pada bahasa Inggris, dalam posting kali ini saya akan membahas sedikit mengenai struktur bahasa Indonesia.

Kalimat adalah kumpulan / gabungan dari beberapa kata yang membentuk dan mempunyai struktur atau pola yang berkaitan. ( S + P + O + K )
Kata adalah bagian terkecil dari kalimat yang terdiri dari kumpulan / gabungan beberapa suku kata yang terangkai dan mempunyai makna atau arti. ( S ) ( P ) ( O ) ( K )
Sukukata adalah bagian terkecil dari kata dan yang paling terkecil dari kalimat dan sudah tidak bisa di uraikan kembali. 

A , B , C , D , E , F , …dst adalah merupakan dari sukukata.

Ibu, budi, di, dan, yang, … dst adalah merupakan dari kata. 

Ibu Budi pergi ke pasar adalah merupakan dari Kalimat.

Apakah rangkaian kata dibawah termasuk kalimat ?

Ibu budi
(s) (ks)
Dalam kata diatas : 

Ibu berperan sebagai subjek sedangkan Budi sebagai keterangan subjek

ya, rangkaian diatas juga merupakan sebagian dari kalimat. Karena terdiri dari 2 kata yang terdiri dari dua kata yang terangkai menjadi satu makna. Ibu sebagai Subjek yang diterangkan/dikuatkan oleh Budi sebagai Keterangan Subjek.

Ibu Budi pergi ke pasar
(s) (p) (kt)

Ibu Budi adalah Subjek

Pergi adalah Predikat

Pasar adalah Keterangan Tempat

Predikat adalah kata kerja atau kata yang mewakili suatu pekerjaan atau kegiatan.


Tulisan ini di tulis oleh Dwipa Bayulangga

Apa bila ada kesalahan dalam keterangan yang telah saya posting mohon di benarkan atau sesatlah saya dan menyesatkan.





PENULISAN KATA
Penulisan kata terbagi menjadi beberapa yaitu sebagai beikut :
1 Kata dasar
Kata yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan.
Contoh : Bukui iti sangat tebal.
2. Kata turunan
- Imbuhan ( awalan, sisipan, akhiran ).
- Kalau bentuk dasarnya berupa gabungan kata awalan atau akhiran ditulis serapan dengan kata yang langsung mengikat atau mendahuluinya.
- Gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus.
3. Bentuk ulang
Bentuk ualng ditulis secara lengkap dengan menggunakan tandahbung.
Contoh : Anak-anak.
4. Gabungan kata
- Kata majemuk.
5. Kata ganti ku, kau, mu dan nya.
6. Kata depan di, ke dan dari.
7. Kata si dan sang.
Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Misal : Harimau itu marah sekali kepada sang kancil.
8. Partikel.
- Partikel lah, kah dan tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.
- Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahulunya.
- Partikel per yang berarti “ mulai, demi “, dan tiap ditulis terpisah.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar